[Culinary] Break Resto & Coffee Jogja


Awalnya datang ke Break Resto & Coffee gara-gara beli dua voucher diskon dari diskon[dot]com. Waktu itu menu pilihan diskon nya hanya berlaku untuk seporsi Schnitzel plus squash. Dari yang saya baca, schnitzel ini merupakan kuliner ala Jerman yang udah berbaur dengan budaya Eropa di sekelilingnya.

Apa sich schnitzel? Kalo menurut lidahku sich, rasanya kayak ayam/ daging yang dilumuri dengan tepung tertentu hingga rasanya crispy tapi tetap terasa ayam/dagingnya, bukan cuman tepung doank. Biasanya ayam/daging akan dilengkapi dengan saus mushroom, dan salad yang terdiri dari tomat kecil-kecil yang diiris lalu dicampur selada dan irisan timun, lengkap dengan french fries.

Schnitzel ala Break Resto & Coffee
Schnitzel ala Break Resto & Coffee

Mau tau rasanya? Wiiihhh mantap banget! Ayam/ dagingnya sendiri crispy banget pas dimakan, apalagi dicampur dengan saus mushroom-nya, hhmm lumer di lidah 😉

Break Resto & Coffee menawarkan 4 macam Schnitzel yaitu Chicken Schnitzel, Beef Schnitzel, Cheesy Chicken Schnitzel dan Schnitzel Sandwich plus beberapa pilihan saus misal Creamy lemon butter sauce, Mushroom sauce, Bellpepper sauce dan Taditional BBQ sauce. Kebetulan kemaren saya sempat mencoba menu Chicken Schnitzel dan Beef Schnitzel lengkap dengan saus mushroom-nya.

Cerita konyolnya adalah saya lupa kapan hari terakhir voucher diskon makan di tempat ini masih berlaku (saking semua otak saya full memikirkan kerjaan). Setelah saya baca ulang, ternyata hari pas saya mudik adalah hari terakhir masa berlaku voucher. Duh!

Saya pun datang ke tempat makan ini sendirian, niatnya sich ngajak teman, tapi ternyata semua teman telah mudik. Teman-teman yang tidak mudikpun, kebetulan sedang sibuk semua. Alhasil, dua porsi schnitzel plus dua porsi squash saya habiskan sendirian. Awalnya saya pikir, ah paling porsinya sedikit. Ternyataaa, porsinya besar lhooo. Huahaha!

Kekonyolan saya ga berhenti di situ saja, sebelum dua porsi schnitzel-nya disajikan, saya sempat memesan nasi goreng kambing plus hot lemon tea. Mas waitres-nya ajah nyampe heran dan sempet tanya, “sendirian mbak? Temennya mana?”, sambil liat beberapa menu di meja saya yang porsinya jumbo. Saya ngeles ajah jawab, “iya mas, sendirian! Semua temen dah mudik. Ini saya habisin semuanya soalnya saya besok dah mudik juga”. Hihihi.

menu takjil ala Break Resto & Coffee
menu takjil ala Break Resto & Coffee
hot lemon tea ala Break Resto & Coffee
hot lemon tea ala Break Resto & Coffee
squash ala Break Resto & Coffee
squash ala Break Resto & Coffee
nasgor kambing ala Break Resto & Coffee
nasgor kambing ala Break Resto & Coffee

Selain Schnitzel, menu yang saya coba adalah nasi goreng kambing. Nasi gorengnya sangat enak. Beras yang digunakan untuk nasgor memang dimasak dengan air yang cukup. Istilah nya nasi pera, sehingga antara bulir nasi yang satu dengan bulir nasi yang lain terpisah. Sebelum di goreng, nasi telah dibumbui seperti nasi kuning, barulah dibuat menjadi nasi goreng. Makanya rasanya maknyuzzz banget! Menu yang satu ini sangat saya rekomendasikan sekali buat dicoba. Kekurangannya cuman satu, porsinya sedikit banget! Hiks.

nasi putih
nasi putih
sop buntut ala Break Resto & Coffee
sop buntut ala Break Resto & Coffee

Menu lain yang saya rekomendasikan adalah Sop Buntut-nya. Rasanya benar-benar maknyuzzz banget. Kuahnya ajah enak, ga enegh, plus ga terlalu banyak lemak. Pokoknya pas bangettt! 😉 ga nyesel nyoba menu yang satu ini

iga bumbu bali ala Break Resto & Coffee
iga bumbu bali ala Break Resto & Coffee

Menu lain yang pernah saya coba adalah Iga Bumbu Bali. Iga-nya besar-besar. Pas makan ini, saya jadi inget seporsi Tengkleng Gajah yang jumbo. Rasanya yummy banget. Sayang, karena saya penyuka makanan ber-kuah, saya ga begitu suka makanan yang terlalu kering seperti ini.

Kekurangan dari Break Resto & Coffe adalah harganya mahal untuk ukuran standar Jogja. Misal untuk seporsi sop buntut harganya 45ribu, iga bumbu bali harganya 50ribu, nasgor kambing seporsi harganya 25ribu, seporsi schnitzel harganya 45ribu, segelas hot capucinno harganya 17ribu,  segelas Break Squash harganya 15ribu, dan chocolate milksahake-nya 15ribu. Bisa cepat kere kalo tiap hari makan di sini ;-(

chocolate milkshake
chocolate milkshake
lemon squash
lemon squash

Uniknya dari makan di Break Resto & Coffe yang bertemakan Vintage & Classic Restaurant ini, selama puasa tempat ini sepi, pas saya makan di sana, selalu saya sendirian yang jadi pembeli. Nah, kalo kalian suka dengan privat café plus wifi kenceng, tempat ini cocok banget buat the next destination 😉

suasana di Break Resto & Caffee
suasana di Break Resto & Caffee

Tapi kata teman saya, biasanya kalo ga pas puasa, Break Resto & Coffe cukup ramai dengan gang mobil yang berkumpul disana. Letak Break Resto & Coffe emang cukup strategis, yaitu di Ruko Casa Grande No.108, Ring Road Utara Sleman, menjadikan cafe ini sebagai salah satu ajang buat ngumpul beberapa komunitas, karena parkirannya yang luas dan terletak di dekat jalan bebas hambatan. Bukan hanya gang mobil yang seneng ngumpul di sini, tiap senin malam, ada beberapa orang yang latihan Salsa dan Tango di dalam café ini. Keren banget khan buat kalian tepe-tepe?

Selamat Berpetualang Kuliner 😉

Tulisan Terbaru:

Advertisements

2 thoughts on “[Culinary] Break Resto & Coffee Jogja

monggo silahkan nyinyir disini ;-)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s