Stanley Beach


This slideshow requires JavaScript.

Meski Hongkong adalah kota (bukan negara) kepulauan, akan tetapi mencari pantai yang sebagus pantai di Indonesia sangatlah susah. Maksud saya, pantai biru dengan pasir putih yang alami. Makanya saat saya diajak untuk berkunjung ke Stanley Beach, komentar pertama saya adalah “woooh, Hongkong punya pantai juga tho?” 😉

Stanley Beach terletak di selatan Hongkong Island. Untuk menuju pantai ini kalian bisa naik bus 6, 6A, 6X, 66 atau 260 dan berganti bus dengan jalur 6 di terminal bus di Central. Letaknya memang sedikit jauh, karena pada umumnya turis tinggal di kawasan utara Hongkong Island. Karena itu, jika ingin ke Stanley Beach, pastikan kalian menyisihkan satu hari full hanya untuk jalan-jalan di tempat ini.

Bagian selatan Hongkong Island adalah bagian dengan pemandangan Laut Cina Selatan. Umumnya rumah di sini sangat mahal dan ditinggali oleh artis Hongkong yang sangat kaya, misalnya seperti Michelle Yeoh.

Ada dua tujuan yang paling popular di bagian selatan Hongkong Island, yaitu Hongkong Ocean Park di Admiralty dan Stanley Beach.

Meski namanya Stanley Beach, tapi menurut saya, focus utama pantai ini bukanlah pada permainan di pasir pantai. Stanley Beach sangat terkenal dengan Stanley Market, yang barang-barangnya jauh lebih berkualitas daripada barang-barang di Ladies Market ataupun Temple Market. Meski begitu, tetap ada fasilitas naik speed boat di tempat ini, maklum saja Stanley Beach adalah sebuah pantai di sebuah teluk, jadi aman jika ingin menjajal ngebut naik speed boat 😉

Dalam kompleks Stanley Beach terdiri dari Stanley Market, Stanley Plaza, Stanley Promenade & Waterfront Mart, Tin Hau Temple, Blake Pier, Murray House, dan Hongkong Maritime Museum.

Selain naik bus, ada cara lain yang lebih sensasional untuk menikmati atmosfer Stanley, yaitu dengan menggunakan paket Stanley Day Cruise dari Aqua Luna. Sayangnya, paket Stanley Day Cruise hanya ada pada hari sabtu dan minggu. Kalian bisa naik mulai dari Central hingga Blake Pier di Stanley Beach dengan biaya HK$320 untuk round-trip.

Menurut data dari The Antiquities and Monuments Office, Blake Pier adalah salah satu dermaga yang ada di Central. Setelah Perang Dunia II kawasan tersebut direklamasi dan kemudian dibangun Edinburgh Place dan Hongkong City Hall, karena itu Blake Pier dan Queen’s Pier yang asli dihancurkan demi upaya reklamasi tanah tersebut. Sayangnya, tidak ada keterangan lebih lanjut apakah Blake Pier yang ada di Central dengan Blake Pier yang ada di Stanley memiliki hubungan sejarah.

Selain hiruk pikuk pasar dan dermaga, Stanley juga memiliki Tin Hau Temple. Salah satu temple tertua yang ada di kawasan Stanley dan terletak di tepi pantai. Di sekitar temple, berjajar puluhan restoran dan café yang asyik buat nongkrong sambil ngopi.

Hampir di setiap sudut Stanley Beach, banyak sekali pasangan pacaran. Belum lagi kalian akan menjumpai banyak pasangan calon pengantin yang melakukan foto pre-wedding disini. Meski waktu itu, hujan turun dengan derasnya seharian, tapi tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengambil foto terbaik.

Di Stanley Beach juga saya bertemu dengan lebih banyak turis bule dibandingkan ditempat wisata lain di Hongkong. Barangkali memang, menikmati Stanley Beach adalah hal yang tak boleh terlewatkan jika kalian berkunjung ke Hongkong!

Happy Traveling!

Advertisements

monggo silahkan nyinyir disini ;-)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s