Victoria Park Hongkong


Hongkong Victoria Park
Hongkong Victoria Park

Taman Victoria sebenarnya tidak hanya ada di Hongkong. Sangat biasa buat negara yang pernah dijajah Inggris dan masuk sebagai Negara Persemakmuran untuk memiliki taman dengan nama Victoria Park.

Victoria Park di Hongkong sangat terkenal buat warga negara Indonesia karena beberapa tahun yang lalu ada film berjudul “Minggu Pagi di Victoria Park” yang disutradarai oleh Lola Amalia. Film itu menggambarkan tentang suka duka kehidupan TKW di Hongkong.

Dari pengalaman saya, yang beberapa kali main ke Victoria Park, di hari libur terutama sabtu minggu, memang Victoria Park penuh dengan TKW. Tapi bukan berarti tidak ada warga local Hongkong disana. Beberapa sudut, masih bisa ditemukan warga local yang main tennis, berenang, bermain dengan anak-anak mereka, latihan kungfu, ataupun duduk-duduk sambil membaca buku di bangku taman. Lucunya, saya disana malah ngobrol dan jalan-jalan bersama seorang TKW asal Filipina berkeliling Victoria Park 😉

Victoria Park awalnya adalah shelter bagi kapal nelayan dari angin topan yang sering terjadi di Hongkong. Setelah reklamasi, diatas shelter ini kemudian dibangun taman. Dinamakan Victoria Park karena di pintu masuk utama ada sebuah patung Ratu Victoria yang sedang duduk. Awalnya patung Victoria ada di Central District, yaitu di Statue Square. Pada saat pendudukan Jepang, patung Victoria “dicopot” dan dibawa ke Jepang untuk dilebur. Setelah PD II selesai, patung Victoria dibawa kembali ke Hongkong dan “dipasang” di taman di daerah Causeway Bay ini. Sejak itu, nama taman ini adalah Taman Victoria atau Victoria Park.

Di Victoria Park, kalian bisa menemukan segala jenis manusia Indonesia. Mulai dari yang berdandan biasa-biasa saja, hingga yang berdandan super heboh. Ada yang latihan dance hingga yang mengaji, bahkan belajar merajut pun ada!

Buat saya pribadi, hari minggu di Victoria Park menyenangkan karena ada pasar murah, selain itu banyak juga TKW yang menjual makanan Indonesia. Setidaknya, ini adalah kesempatan buat saya makan makanan dengan citarasa benar-benar Indonesia, meski pun harganya tidak bisa dibilang murah, tapi lumayan-lah sebagai penawar rindu.

Di luar pasar murah dan makanan Indonesia, saya tidak terlalu antusias datang ke Victoria Park karena tempat ini sangat ramai, sangat sangat crowded!

Happy Traveling 😉

Advertisements

monggo silahkan nyinyir disini ;-)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s