[Culinary] Siomay Kuah Segar Cokroaminoto Yogyakarta


Beberapa hari yang lalu, saya dan Chandra keranjingan hunting di Pasar Klithikan Pakuncen. Sebenarnya, tidak ada barang khusus yang sengaja kami cari di Pasar Klithikan, cuma sekedar iseng ajah liat-liat barang.

Pasar Klithikan Pakuncen ini sangat ramai di malam hari, tapi di siang hari termasuk yang biasa-biasa saja. Kalo kalian mau berburu barang, saya sarankan memang datang di siang hari. Suasana yang tidak terlalu ramai, buat saya, sangat cocok untuk tawar menawar barang.

Di depan Pasar Klithikan, ada sebuah kuburan tua. Barangkali, nama Pakuncen berasal dari kuburan tersebut. Kuncen, yang berarti juru kunci sebuah kuburan 😉

Daerah Pakuncen ini dibelah oleh jalan raya bernama jalan HOS Cokroaminoto. Di jalan ini, berjajar rumah makan-rumah makan yang terkenal kelezatannya. Dari beberapa rumah makan tersebut, saya mencoba Siomay Kuah Segar sebagai pilihan makan siang, tentunya sambil menunggu hujan reda.

Siomay Kuah Segar
Siomay Kuah Segar di jalan HOS Cokroaminoto

Siomay Kuah Segar terletak di jalan HOS Cokroaminoto, di samping Tela Cake Cokro. Sangat mudah mencarinya, karena ada plang cukup besar sebagai penunjuk rumah makan ini.

Ada beberapa menu makanan yang saya coba disana 😉

Siomay Kuah Segar
Steamboat Bakso

Steamboat Bakso. Seporsi harganya 21.200. Isinya; bakso udang, bakso ikan, bakso cumi cabe, bakso ikan sayur, kepiting roll, bihun putih, dan sayuran. Disediakan juga sambel kecap asin. Untuk rasa, sangat enak dan cocok sekali dimakan baik pada musim kemarau maupun musim hujan. Untuk porsi, cukup dimakan buat bertiga. Recommended!

Siomay Kuah Segar
siomay saus kacang

Siomay Saus Kacang Paket B. Seporsi harganya 8.400. Isinya; Siomay, Telur, Tengiri, Udang. Rasanya enak, sayang porsinya sedikit banget 😉

Siomay Kuah Segar
Milkshake Green Tea
Siomay Kuah Segar
Milkshake Blue Berry

Untuk minuman, kami memesan Milkshake Green Tea dan Milkshake Blue Berry. Harga segelas Milkshake 7.800.

Hasil laporan pandangan mata pas saya makan disana. Kebanyakan yang makan di Siomay Kuah Segar Cokroaminoto adalah keluarga. Tempatnya memang representative buat anak-anak karena cukup luas. Sayangnya, lokasi Siomay Kuah Segar Cokroaminoto cukup jauh dari rumah saya.

Siomay Kuah Segar
Suasana di Siomay Kuah Segar

Siomay Kuah Segar memiliki 6 cabang, satu di Kota Jogja, tiga di Sleman, satu di Bantul, dan satu lagi di Purwokerto, info dari teman-teman, Siomay Kuah Segar HOS Cokroaminoto-lah yang rasa dan pelayanannya paling okeh.

Nah, kalian mau nyobain yang mana, monggo sajah! Yang penting, hujan-hujan begini jangan sampe mati kelaparan gara-gara males keluar beli makan. Huahaha!

This slideshow requires JavaScript.

Happy Culinary 😉

Tulisan Terbaru:

Advertisements

[Culinary] Rempah Asia 2 di Gejayan


Bagi warga Jogja yang tinggal di kawasan UGM hingga Jalan Kaliurang pasti kenal tempat kuliner yang satu ini, namanya Rempah Asia. Yeap! Beberapa tahun terakhir ini, nama Rempah Asia meroket sebagai salah satu destinasi wisata Jogja yang wajib dikunjungi!

Rempah Asia awalnya dibuka di jalan Honggowongso di Solo, setelah beroperasi selama 2 tahun di sana, Rempah Asia “diboyong” ke Jogja karena owner-nya, mbak Nas, jatuh cinta pada Jogja 😉

Pertama kali membuka usahanya di Jogja, Rempah Asia berlokasi di Jalan Kaliurang Km.5 Gang Pangkur No.2 Yogyakarta. Meski terletak di sebuah gang, bukan di jalan raya besar, pelanggan Rempah Asia cukup ramai pada saat itu. Jika kalian datang pada jam-jam makan, sangat sulit menemukan kursi kosong di Rempah Asia.

Rempah Asia
Rempah Asia

Yang menjadi khas dari Rempah Asia adalah menu makanan yang ditawarkan, yaitu menu makanan Malaysia. Menu ini pas banget dengan lokasi yang dipilih. Karena umumnya di kawasan Pogung Baru (salah satu kompleks perumahan di sekitar Jalan Kaliurang Km.5) yang mendominasi tinggal di daerah tersebut adalah mahasiswa perantauan dari Malaysia. Maka, Rempah Asia bagaikan oase di tengah kerinduan mereka pada kampung halaman 😉

Rempah Asia hanya beberapa bulan beroperasi di Gang Pangkur, demi kenyamanan pelanggannya, lokasi dipindahkan di tepi jalan Kaliurang Km.5 (di sebelah Asagaya Ramen). Dengan berpindahnya lokasi ini, pelanggan Rempah Asia tidak hanya warga Malaysia yang tinggal di Pogung Baru, tapi warga Jogja kebanyakan (terutama mahasiswa yang punya route kampus-rumah PP lewat Jakal).

Saya pun, sebagai warga Pogung Baru, yang cuma beda dua blok dari Rempah Asia, termasuk salah satu orang yang keranjingan makan siang di sini. Awalnya sekedar dengar cerita dari para tetangga sekomplek (yang warga negara Malaysia) ditambah lagi rasa penasaran karena setiap lewat depan Rempah Asia, tempat makan yang satu ini selalu penuh. Yang bikin sensasional, makan di tempat ini rasanya kayak terlempar di sebuah sudut “bukan Jogja”, bagaimana tidak? Pada jam makan, tempat ini di dominasi orang India dan orang Melayu ber-warganegara Malaysia. Mendengar obrolan mereka pas jam makan, terasa kayak lagi makan di luar negeri. Hihihi 😉

Rempah Asia
mbak Nas, owner Rempah Asia

Nah, seiring dengan makin ramainya Rempah Asia di Jakal, rupanya Rempah Asia mulai membuka cabang di daerah Gejayan. Lokasi tepatnya di jalan Selokan Mataram Dusun Cepit Baru. Kalo kalian bingung, coba susuri Jalan Selokan Mataram dari Jalan Gejayan, sebelum mencapai jembatan kedua, di kiri jalan (utara selokan mataram) terletak Rempah Asia 2. Rempah Asia buka dari jam 09.00 sampai dengan jam 22.00 WIB.

Rempah Asia 2 di Gejayan memang belum se-populer Rempah Asia 1 di Jakal, maklumlah baru buka sekitar 3 mingguan ini. Menurut mbak Nas, ownernya Rempah Asia, lokasi tersebut dipilih karena terletak di tengah antara beberapa kampus swasta terkenal di Jogja yaitu Tarakanita, Sanata Dharma, Atmajaya, Unprok, STTNAS, UPN, YKPN, dan yang pasti deket pondok pesantren UII. Rupanya mbak Nas, sengaja pilih tempat yang “dekat” dengan pondok pesantren karena menu di Rempah Asia memang menyediakan makanan yang halal.

Hampir semua menu yang ada di Rempah Asia, saya sudah pernah nyobain. Maklumlah, Rempah Asia termasuk destinasi kuliner favorit saya di Jogja. Terakhir pas makan di Rempah Asia 2, mbak Nas, ownernya Rempah Asia sendiri yang masak. Huehehe.

Yuks, kita bahas yang terakhir kemaren saya coba di Rempah Asia 😉

Nasi Paprik Sotong
Nasi Paprik Sotong

Nasi Paprik Sotong. Salah satu menu favorit saya buat makan siang. Seporsi harganya 14ribu. Bisa request tingkat kepedasan medium atau sangat pedas. Saya sudah pernah nyobain semua varian paprika yang ada di Rempah Asia, semisal Nasi Paprik Ayam, Nasi Paprik Udang, Nasi Paprik Daging, Nasi Paprik Sayur, Nasi Paprik Campur, tapi saya tetep ngerasa Nasi Paprik Sotong-lah menu yang paling okeh buat dicoba. Recommended!

Rempah Asia
Nasi Ayam Madu

Nasi Ayam Madu. Pada dasarnya, ayam madu rasanya kayak kebanyakan ayam bakar. Yang bikin rasanya special adalah sambalnya yang campuran dari madu, kecap asin, dan kecap manis. Nah, komposisi dari ketiga bahan tersebut, membuat rasa ayam bakarnya jadi special. Maknyuz! Nasi Ayam Madu dan Nasi Briyani termasuk yang jadi favorit di Rempah Asia, biasanya kalo datang agak malam sedikit, kedua menu ini pasti dah habis. Jadi, kalo kalian mau nyobain, kudu datang lebih awal atau pesan ini buat makan siang sajah 😉 Seporsi Nasi Ayam Madu harganya 15ribu.

Rempah Asia
Nasi Ayam Sotong

Nasi Tomyam Sotong. Rada aneh ya, kok di rumah makan Malaysia ada menu Thailand. Tapi memang begitu, di Negri Malaysia sana, bukan hanya ada kuliner Melayu, India, dan China bahkan kuliner Thailand-pun cukup berpengaruh seiring banyaknya warga Thailand yang merantau ke Malaysia. Karena menu Tom Yam cukup marak di rumah makan Malaysia, makanya Rempah Asia pun ikut menjadikan menu ini sebagai salah satu andalannya. Seporsi Nasi Tom Yam Sotong harganya 14ribu. Soal rasa? Tom Yam ala Rempah Asia ga kalah lho dengan Tom Yam ala Resto Thailand. Di Rempah Asia malah bisa request tingkat keasaman dan tingkat kepedasannya. Ada beberapa varian Tom Yam di Rempah Asia, semisal Tom Yam Ayam, Tom Yam Daging, Tom Yam Udang, Tom Yam Sayur, Tom Yam Sotong, juga Tom Yam Campur. Nyuzzz banget!

Rempah Asia
Cane Sardine

Canai. Yang tidak boleh ketinggalan buat dicicipi di Rempah Asia adalah Canai atau Cane. Hampir semua varian canai yang ada di Rempah Asia (lagi-lagi) sudah pernah saya cobain berkali-kali. Yang paling favorit; Canai Coklat, Canai Keju, Canai Pisang Keju, dan Canai Susu.

Rempah Asia
Cane Pisang

Terakhir saya nyobain Canai Sardine. Ihhh ternyata special banget lho! Jadi ikan Sardine-nya ada di dalam Canai, terus Canai-nya digoreng. Sepintas mirip martabak, tapi isinya ikan. Cara makannya, Canai Sardine ini di-cowel-kan ke kuah kari. Soal rasa? Aduh jangan tanya deh, meleleh banget di lidah. Harga seporsi Canai Sardine 12ribu.

Rempah Asia
Cane Coklat

Proses pembuatannya agak ribet, biasalah makanan enak memang dimasak dengan cara yang ribet 😉 makanya yang sabar ya kalo pesan menu yang satu ini. Tapi kalo dah nyicipin, dijamin ga nyesel deh!

Untuk minuman, hampir semua produk dikirim langsung dari Malaysia, maklumlah suami mbak Nas, owner Rempah Asia, khan orang Malayasia. Kecuali bahan-bahan mentah yang memang dibutuhkan segar setiap hari yang bisa dibeli di Jogja, semua kebutuhan memang dikirim dari sana.

Rempah Asia
Teh Tarik

Beberapa menu favorit saya adalah Teh Tarik dan Kopi Tarik. Kedua minuman ini, sangat klop jika dipasangkan dengan menu Canai. Cocok banget disantap pas musim hujan kayak gini.

Rempah Asia
Kopi Tarik

Teh Tarik Panas harganya 6ribu sedangkan Kopi Tarik Panas harganya 5ribu. Ada beberapa menu yang saya baru cobain kayak Es Cincau. Khusus saya pesan tanpa sirup, jadi campurannya hanya madu. Cocok banget buat yang lagi panas dalam. Segelas harganya 7ribu.

Rempah Asia
Es Cincau

Ada dua menu minuman yang saya rekomendasikan buat kalian coba, yaitu Horlick dan Old Town White Coffe. Segelas Horlick panas harganya 10ribu, sedangkan Old Town White Coffe panas harganya 8ribu. Bagi pecinta kopi, cobain deh dua menu ini, dijamin bakal ketagihan! 😉

Rempah Asia
Old Town White Coffe

Kelebihan Rempah Asia. Pertama, lokasinya dekat dengan kampus, baik yang Rempah Asia 1 Jakal (dekat dengan kampus UGM) ataupun Rempah Asia 2 Gejayan (dekat dengan kampus Tarakanita, Sanata Dharma, Atmajaya, UPN, YKPN, Unprok, STTNAS, dll). Jadi, bisa buat makan siang atau sekedar buat nongkrong sama pacar 😉

Kedua, bagi yang kangen masakan Malaysia, ini adalah oase buat kalian. Ga perlu jauh-jauh ke Malaysia buat nyobain beberapa menu favorit, cukup makan di Rempah Asia saja.

Ketiga, harganya sangat mahasiswa! Ga perlu merogoh kantong terlalu dalam buat makan tiap hari di sini. Harga menu makanan di Rempah Asia bersahabat dengan kantong mahasiswa.

Keempat, bisa delivery makanan di Rempah Asia. Jadi, bagi kalian yang kelaparan di rumah dan males keluar, bisa lho pesen makanan di Rempah Asia dengan No. Hape 0817250170. Tiap delivery kena biaya tambahan sebesar 5ribu. Inget ya, tiap delivery, bukan tiap makanan 😉 Batas wilayah delivery ini; Ringroad Utara di Utara, Pertigaan Terban di Selatan, Jalan Monjali (Jalan Nyi Condrolukito) di Barat, dan Gejayan di Timur. Jam delivery disesuaikan dengan jam buka Rempah Asia.

Kekurangan Rempah Asia, tempat makannya ga terlalu luas. Kalo kalian dateng pas jam makan, siap-siap ajah ga kebagian tempat duduk. Tempat parkirnya juga ga terlalu luas. Padahal peminatnya sangat membludak. Wajib sabar kalo makan di sini 😉

Rempah Asia
Rempah Asia

Overall, makan di Rempah Asia direkomendasikan buat kalian warga local Jogja atau bahkan kalian yang baru pertama kali datang ke Jogja. Belum lengkap berlibur di Jogja kalo belum nyicipin taste Rempah Asia. Monggo pinarak, mas mbak 😉

Happy Culinary!

Tulisan Terbaru:

[Trip] Taman Pintar Yogyakarta


Kalo udah nulis tentang Planetarium, rasanya ga lengkap, kalo kita ga mbahas tentang Taman Pintar Yogyakarta 😉

Taman Pintar atau yang nama kerennya “Science Park” terletak di jalan Panembahan Senopati No.1-3 Yogyakarta. Sengaja dibangun untuk memperkenalkan science kepada siswa mulai dari dini. Perkenalan sejak dini tersebut terlihat dengan penyediaan dua gedung PAUD, baik PAUD yang ada di barat maupun PAUD yang ada timur.

Buat saya pribadi, proyek Taman Pintar ini semacam upaya “mem-paten-kan” Kota Jogja sebagai Kota Pelajar. Namanya juga Kota Pelajar, harusnya memang menyediakan sebuah ruang yang berhubungan dengan “Science”. Taman Pintar mengingatkan saya pada “Science Museum” yang ada di Hongkong. Hampir mirip meski dalam skala yang berbeda.

Pembangunan Taman Pintar Yogyakarta di mulai sejak 2004, sengaja dibangun di pusat kota Jogja dekat dengan Taman Budaya, Benteng Vredeburg, Societiet Militer dan Gedung Agung. Awalnya, kawasan tersebut adalah Shopping Center, kemudian di sebelah Taman Budaya dibangunkan gedung sebagai pengganti kawasan Shopping Center. Setelah sebagian pedagang buku tertata di Shopping Center yang sekarang dan sebagian lagi “mengungsi” entah kemana. Di atas tanah bekas kawasan Shopping Center tersebutlah dibangun Taman Pintar.

Jadi, pada hakekatnya dari dulu hingga sekarang. Kawasan tersebut memang ditakdirkan membuat “pintar” warga Jogja. Kalo dulu, membuat pintar karena Shopping Center menyediakan buku bekas dan buku kuliah yang murah meriah bagi mahasiswa. Sekarang, kawasan tersebut pun membuat pintar karena dinamakan “Taman Pintar” 😉

Di dalam Taman Pintar ada beberapa bangunan utama, yaitu dua buah Gedung PAUD di Timur dan Barat, sebuah playground yang cukup luas sebagai tempat bermain gratis, Gedung Memorabilia, Gedung Oval-Kotak, dan Planetarium.

Tiket masuk ke Planetarium sebesar 15ribu. Tiket masuk ke Gedung Memorabilia-Oval Kotak sebesar 15ribu. Ada biaya tambahan buat masuk Theater 4D-nya yaitu 20ribu untuk umum. Asyik banget lho nonton Theater 4D di Taman Pintar Yogyakarta, walaupun penontonnya cuma satu atau dua orang. Filmnya tetep diputer. Malah kayak theater pribadi!

Untuk rombongan pelajar, biasanya ada diskon dan harga tertentu. Tapi pas saya kesana, kebanyakan baru warga local ajah yang menikmati. Padahal Taman Pintar Yogyakarta lebih cocok untuk wisata keluarga.

Sepintas lalu, fasilitas di Taman Pintar mirip dengan fasilitas yang ada di Science Museum Hongkong, meski dengan level yang beda. Iyalah beda. Beda harga, ya beda  fasilitas! 😉

 

This slideshow requires JavaScript.

Happy Travelling!

Tulisan Terbaru: