[Culinary] Rawon Buntut Goreng Depot Anda di Mojokerto


Beberapa waktu yang lalu, saya sempat mencoba kuliner yang unik di Mojokerto. Namanya Rawon Buntut Goreng.

Pilihan kami jatuh pada sebuah tempat makan yang terlihat bersih dan rapi. Namanya Depot Anda. Letaknya di Jalan Bhayangkara No. 26 Mojokerto. Ini merupakan jalan raya besar, yang akan dilewati oleh siapapun yang melintas dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.

Depot Anda Mojokerto
Depot Anda Mojokerto

Awalnya kami ga tau, kalo Depot Anda adalah salah satu tempat kuliner yang legendaries di Mojokerto. Konon, sudah dikelola oleh 3 generasi. Depot Anda didirikan pada awal 1900-an oleh Kwee Kie Siong di Mojokerto. Berawal dari sebuah warung kecil di sebelah rel kereta api, lalu sekarang membuka depot makan yang lumayan besar di sebelah Stasiun Kereta Api Mojokerto, Jawa Timur.

Menurut mbak waitress-nya, menu unggulan dari Depot Anda adalah sop buntut dan rawon buntut. Meski hampir semua lidah Jawa menyukai Rawon, Sop dan Soto, tapi tidak semua orang menyukai Buntut. Tapi jangan khawatir, kalo kalian ga doyan buntut, di Depot Anda juga tersedia banyak menu pilihan yang lain.

Rawon adalah makanan khas Jawa Timur. Berhubung bapak saya asli Jawa Timur, meski saya tinggal di Sumatera, tapi dari kecil saya sudah kenal menu makanan yang satu ini. FYI, rawon adalah sup daging berwarna hitam yang berbumbu khas, yaitu kluwek.

Kalo di telusuri lebih jauh, menurut sejarahnya rawon adalah bukti akulturasi antara lidah Jawa dengan lidah Eropa. Maklumlah, bertahun-tahun dijajah Eropa, membuat lidah kita jadi kebarat-baratan 😉

Konon kabarnya, Rawon berasal dari kata “Rawis” atau “Rawisan”, artinya daging bagian dada yang bergajih dan seratnya tidak mudah hancur. Daging yang digunakan untuk memasak rawon biasanya adalah bagian Brisket atau Plate.

Seiring perkembangan waktu, rawon tidak hanya menggunakan daging murni tanpa tetelan, tulang, dan jerohan. Sekarang banyak “modifikasi” rawon. Yang paling terkenal adalah Rawon Buntut di Mojokerto dan Rawon Dengkul (paha) di Pasuruan.

Bagaimana soal rasa?

Karena saya tipikal pemakan segala, rawon mau pake daging bagian dada, bagian buntut, ataupun bagian dengkul. Semua rasanya tetap enaaakkk! Huahaha 😉

Perbedaannya, hanyalah pada cara penyajian saja. Misalnya, Rawon Buntut ala Depot Anda di Mojokerto disajikan dengan tambahan kol. Yang unik adalah menu Rawon Buntut Goreng. Daging bagian buntut-nya digoreng terlebih dahulu hingga matang, lalu disajikan dipiring, terpisah dari mangkuk kuah rawonnya. Rasanya sedikit aneh buat yang baru pertama kali mencoba. Tapi yang pasti porsinya lebih besar!

Pada jam-jam makan, Depot Anda di Mojokerto sangat ramai. Pengunjung yang antri kebanyakan datang dari Surabaya, bahkan ada juga yang datang dari Jakarta. Salah satu yang membuat Depot Anda tetap digandrungi adalah Depot Anda tidak membuka cabang di tempat lain. Barangkali proses jauh dan kudu antri, membuat Rawon Buntut ala Depot Anda ngangeni 😉

This slideshow requires JavaScript.

Sayangnya, terakhir saya makan di Depot Anda, denger-denger ada “kasus hukum” terkait dengan rumah makan ini. Belum tau jelas ada masalah apa. Buat saya sih, wajar ajah kalo sebuah tempat makan ngetop lalu biasanya ada perebutan, di Jogja juga udah umum masalah kayak gitu.

Nah, tunggu apa lagi? Kalo kalian ke Mojokerto, jangan lupa mampir nyobain Rawon Buntut Goreng ala Depot Anda. Buruan, mumpung belum ditutup! Huahaha.

Happy Culinary 😉

Tulisan Terbaru:

Advertisements

2 thoughts on “[Culinary] Rawon Buntut Goreng Depot Anda di Mojokerto

monggo silahkan nyinyir disini ;-)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s