Ketika mbah Adam jatuh cinta pada mbah Hawa


Ketika Mbah Adam jatuh cinta pada Mbah Hawa

Perlahan angin menerbangkan aroma rindu mereka

“…tak ada yg lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu…”

Sapardi menuliskan sajak-sajak pertemuan mereka di daun-daun yg luruh pagi ini.

Dan dibiarkannya yg tak terucapkan…

View on Path

Advertisements

monggo silahkan nyinyir disini ;-)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s