Getah Jarak


Getah Jarak

Udah pernah liat pohon Jarak? Udah pernah liat buah Jarak?

Inget ya, buah Jarak. Bukan “Jarak di antara kita”. 😰

Ini Jarak yg bijinya bisa digunakan sebagai bahan bakar dan mengandung zat Ricin yg katanya mematikan.

Jarak adalah tanaman liar yg punya banyak manfaat, mulai dari obat sariawan, sakit gigi, luka, rematik hingga memperbesar payudara dan alat kelamin 🙈 wow bingits ya!

Tapi saya bukan bakul obat, jadi ga perlu promosi manfaat buah Jarak.

Di desa, jaman air sabun belum trend ditiup anak-anak di pasar malam jadi balon-balon kecil yg memenuhi udara. Kami biasa mainan getah Jarak.

Jadi getah Jarak kami tampung di daunnya, menggunakan batang paling ujung di bentuk bulat kecil. Getahnya kami tiup dan jadilah balon-balon udara kecil.

Getah jarak punya efek khusus yg mirip air sabun, yang kalo ditiup akan jadi balon-balon udara.

Ini mainan gratis kami yg biasa dilakukan sepulang sekolah lewat kebon. Yg nampaknya ga dikenal orang kota.

Apakah di pulau lain juga mengenal dolanan ndeso ini? Atau malah jangan-jangan kalian ga tau yg mana buah Jarak? 😂

Daripada anak kalian dimasukkan ke sekolah alam yg mahal, mungkin disuruh tinggal di desa saya tiap liburan dah cukup buat mengenal alam.

Happy Holiday!

View on Path

Advertisements

Memilah Biji Kopi


Memilah Biji Kopi

Jaman saya kecil, hidup saya ga jauh-jauh dari memilah kopi dari kulitnya, jemur kopi, giling kopi. Pekerjaan sehari-hari yg saking sehari-harinya sampe sebel melakukannya.

Anehnya, setelah menetap di Jogja, pekerjaan macam ini jadi trend tersendiri 😂

Nah, kalo biasanya saya terima beres, dari biji kopi udah jadi bubuk kopi. Kali ini, saya mendapat request dari bbrp teman untuk membawakan biji kopi. Yang satu minta dikirim ke Pekanbaru, yg satu di Pontianak, yg satu lagi Semarang.

Saya membeli biji kopi ini setelah sholat subuh. Kopinya masih dari petani pertama, jadi masih belum di sortir. Setelah ini baru akan di pilah. Dipilahnya juga ga satu-satu, takutnya nanti saya lumutan kalo memilah satu-satu.

Memilahnya menggunakan cara lokal, di ayak pake tampah.

Jadi inget, kemarin ada selebtuit yg bahkan ga bisa bedain, mana tampah mana saringan?

Terus sempet ditanya, “tampah itu buat ngayak beras kan, ya?”

Duh, kamu sungguh orang kota sekali, kak. Saya kasih tau ya, tampah itu multifungsi. Tampah bisa buat ngayak beras, kopi, kacang tanah. Bisa buat tempat sayur mentah sebelum dipetik, sblm dirajang. Bahkan tampah bisa dipakai buat ngangkut banyak makanan, jajanan.

Kamu tau ga, di sini beberapa bakul pecel itu jualan pake tampah, bakul pempek yg keliling itu juga pake tampah lho. Diletakkan diatas kepala.

Ibu-ibu PKK disini, suka bikin nasi tumpeng diatas tampah.

Betapa sebenarnya, tampah adalah penemuan orang Indonesia paling spektakuler.

Saya ajah jemur kopi pake tampah 😂

Semalam liat bahasan warkop di Belitung. Belitung tidak menghasilkan kopi. Kopi yg beredar disana rata-rata Kopi Lampung yg di kemas ulang.

Saya sendiri, sebenarnya lebih suka Kopi Semendo. Semendo adalah nama suku yg tinggal di kawasan perbatasan Lampung – Sumatera Selatan. Rasa Kopinya khas.

Dulu, jaman SD, saya kalo liburan sekolah menghabiskan waktu tinggal di Muara Dua. Daerah orang Semendo. Kopi dan Duren tiap pagi buat sarapan.

Lupa gimana bahasa lokalnya, tapi ga lupa piye rasanya 😂 ahihihik

Selamat Liburan, Selamat Ngopi. – with Nh Maysuri, Taufik, and Dodon

View on Path