[Review] Indiana Chronicle Blues


Indiana Chronicle Blues
Indiana Chronicle Blues

Judul: Indiana Chronicle Blues
Penulis: Clara Ng
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun: 2005
Hlm: 303
ISBN: 979-22-0947-6

Tokoh utama buku ini bernama Indiana Lesmana, 26 tahun, lajang metropolitan, cantik, dan bekerja sebagai Head Hunter, pencari harta karun begitu istilah kerennya. Head Hunter itu semacam konsultan manajemen, kalo ada posisi kosong disebuah perusahaan dan membutuhkan seseorang dengan kapasitas, kemampuan, dan pengalaman dengan standar tertentu. Nah disinilah peran Head Hunter. Dengan diam-diam, gesit, dan terampil, head hunter mendekati orang-orang yang mempunyai kemampuan dan “mencurinya” dari perusahaan lama untuk bekerja di perusahaan yang membutuhkan, yaitu klien perusahaan Indiana.

Konflik yang dikemukakan buku ini seputar kehidupan sehari-hari Indiana. Punya kekasih pemaksa, karier terhenti, bos galak, mobil tua yang kerap mogok, digosipkan selingkuh, sampai kehilangan pekerjaan. Indiana tinggal di apartemen sepupunya, Sara. Indiana dan Sara sangat akrab meski mereka berbeda selera, terutama tentang laki-laki. Sara sangat tidak suka kepada Francis, kekasih Indiana yang dijulukinya babi bandot.

Kisah paling konyol adalah pas Indiana kepergok maminya Sara, sedang bercinta dengan Francis di kamar mandi apartemen milik Sara. Efek dari peristiwa itu keesokan harinya Indiana dilamar oleh Francis. Indiana sampai pingsan gara-gara lamaran tersebut. Tapi hari buruknya dimulai saat bosnya menyuruh Indiana ke Balikpapan secara mendadak. Pesawat yang Indiana tumpangi mengalami kecelakaan dan jatuh disebuah hutan di pedalaman Kalimantan. Kecelakaan itu juga yang membuat Indiana berkenalan dengan Charles, pria keturunan Italia.

Charles itu versi lainnya Francis. Charles begitu ramah, hangat, dan terbuka. Kejadian di Kalimantan ternyata berlanjut hingga ke Jakarta. Indiana tiba-tiba saja jadi artis dadakan. Acara makan malamnya dengan Charles bahkan sampai muncul diacara gosip Cek & Ricek. Padahal acara pernikahannya dengan Francis yang putra konglomerat tinggal 3 bulan lagi. Semua kehebohan ini memperkeruh hubungan Indiana dengan Francis.

Novel chicklit ini tiba-tiba ber-ending dengan situasi yang mirip serial tv Sex In The City. Si tokoh utama, Indiana, tiba-tiba saja punya talenta ajaib sebagai penulis handal yang mengomentari kehidupan para lajang metropolitan.

Buku ini saya pinjam dari perpustakaan kota jogja, ceritanya yang fun, lumayan dinikmati buat hiburan di akhir pekan yang terjebak hujan.

–Selamat Membaca–

Tulisan Terbaru:

Advertisements

monggo silahkan nyinyir disini ;-)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s