Rinduku


tak juga kutemukan kata-kata yang tepat
untuk menggambarkan
bagaimana luka yang kau tinggalkan
meluluhlantakkan setiap sudut hatiku

matahari merah di langit gaibku pun
tak mampu membumihanguskan
seluruh dendam yang menuangkan arus api
ke dalam nadi-nadiku

jika kau cuma kabut gelap inginku
lalu, mesti dengan belati yang mana lagi
ku tikam anganku akan bayangmu

-Jogja, akhir Agustus 2008-

2 thoughts on “Rinduku

Leave a reply to satufikr Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.