Naik Pete-Pete


Apa nu bikin di Makassar?
Naik pete-pete! 😂

Ini nih pete-pete, alias angkot ala Makassar. Sakjane, saya itu naik angkot hanya di luar kota Jogja.

Entah itu di Jakarta, Sumatera, Kalimantan atau Sulawesi, naik angkot itu bikin sensasi yang beda. Naik angkot bisa ketemu warga lokal yg bisa diajak ngobrol dengan dialek yg beda dgn dialek kita. Cerita uniknya malah disitu.

Meski ini bukan pengalaman pertama mblusukkan di Makassar, tapi saya tetep suka naik pete-pete ke pasar atau sekedar nyari makan.

Kali ini kita sengaja carter pete-pete piknik dari Makassar ke Benteng Somba Opu di Kabupaten Gowa.

Daeng sopir pete-pete baik banget mau nungguin kita photo-photo ga jelas di Benteng Somba Opu. Diakhiri dengan makan siang Coto Makassar disana.

Sambil kepala angguk-angguk denger lagu dangdut koplo yg di setel keras-keras, kita ber3 ngobrol ngalor ngidul membandingkan pertumbuhan pembangunan di Kota Makassar.

Sungguh, kota Makassar semakin maju dibandingkan bbrp tahun yg lalu, saat terakhir saya berkunjung ke kota ini.

Saya setuju dgn perumpamaan yg teman sebutkan, Kota Makassar tidak layak disebut sebagai Pintu Gerbang. Pintu Gerbang itu hanya sekedar lewat.

Kota Makassar lebih cocok disebut Living Room, Ruang Keluarga. Karena meski kota ini terkenal dengan tawuran atau mahasiswa yg demo, secara keseluruhan, Makassar adalah kota yg indah dan ngangenin.

Jangan lupa, Kota Makassar punya banyak makanan enak 😘

Happy Traveling!

View on Path

Advertisements

2 thoughts on “Naik Pete-Pete

monggo silahkan nyinyir disini ;-)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s