Setelah mblusukkan ke Waduk Mrica Banjarnegara, perjalanan kami lanjutkan menuju Kebumen. Daerah Kebumen selain terkenal dengan pantai Ayah, juga terkenal dengan wisata goa, goa-goa di daerah ini masih satu rantai dengan goa karst yang ada di Gunungkidul dan Pacitan, jadi jangan ngaku pencinta alam kalo belum pernah mblusukkan ke Goa Petruk Hal pertama yang kudu … Continue reading »
Filed under touring …
Tour|Waduk Mrica
Setelah menikmati suasana malam di Alun Alun Banjarnegara, pagi-pagi dari penginapan kami meluncur hendak menuju ke Goa Petruk. Akan tetapi, petugas penginapan menyarankan agar kami mampir dulu ke Waduk Mrica yang tak jauh dari Pemkab Banjarnegara, so meluncurlah kami. Ngeeeng! Waduk Mrica terletak kira-kira 10 km di sebelah barat Kota Banjarnegara. Kami di sana sabtu … Continue reading »
Tour|mBlusukkan di Wanayasa
Ini cerita yang paling memalukan untuk ditulis, tapi baiklah kita dokumentasikan saja buat pelajaran bersama di kemudian hari Setelah mblusukkan ke Curug Pitu, kami membeli beberapa durian dan makan siang di sebuah rumah makan padang. Selanjutnya kami pun meluncur ke lokasi wisata yang selanjutnya. Perjalanan kami lanjutkan ke Wanayasa, kebetulan rute jalan yang dilalui penuh … Continue reading »
Tour|Curug Pitu Banjarnegara
Setelah acara Touring de Pacitan, Cilacap, Dieng, Baturraden, Bromo, Tangkuban Perahu, dan yang terakhir Kudus, maka kami mengawali tahun 2012 ini dengan mblusukkan ke Banjarnegara. Jumat pagi, kami berkumpul di markas besar. Setelah berdoa dan acara pelepasan oleh juragan, kami pun berangkat. Awalnya, saya pikir kami berangkat ke Banjar di Jawa Barat, eeehh ternyata kami … Continue reading »
Tour|Waduk Kedungombo
Waduk Kedungombo sebagai lokasi ke-7 kami kunjungi setelah Mrapen. Kedungombo, sebuah cerita tersendiri dari semua tempat yang kami kunjungi hari itu. Bagaimana tidak, proyek waduk terbesar di Pulau Jawa itu lambang penguasa Orba yang saat itu sangat absolut, juga lambang keprihatinan kita atas nasib warga lokal yang menjadi korban bagi proyek-proyek mercusuar pemerintah. Waduk Kedungombo … Continue reading »
Tour|Api Abadi Mrapen
Dari Bledug Kuwu, kami menuju lokasi ke-6 yaitu Mrapen. Mrapen adalah lokasi petilasan Sunan Kalijaga. Letaknya ga seberapa jauh dari Bledug Kuwu, masih masuk Grobogan, yaitu di daerah Manggarmas, kecamatan Godong. Saya ingat sekali, siang pas kami mau menuju Api Abadi Mrapen. Kami juga melihat Balai Desa sedang kebakaran. Habis merata, tak ada yang terselamatkan. … Continue reading »
Tour|Bledug Kuwu
Hari Kedua Setelah seharian sebelumnya kami berkeliling dari Masjid Demak, Makam Sunan Kalijaga, Masjid Agung Kudus, dan Masjid Agung Muria. Maka perjalanan hari ke-2 kami lanjutkan menuju lokasi ke-5, yaitu Bledug Kuwu. Pagi-pagi sekali, usai sarapan, kami langsung melaju menuju daerah Grobogan. Kami melewati Sukolilo, Pati sebuah daerah yang mengingatkan saya pada masa lalu. Dulu, … Continue reading »
Tour|Masjid Agung Muria
Kami melaju sekitar 18 km ke arah utara dari pusat kota Kudus, ke lokasi ke-4 yaitu di kawasan Pegunungan Muria, Desa Colo Kecamatan Dawe Kudus. Seingat saya jalannya cuma lurus tapi menanjak. Di beberapa tempat yang kami lewati, kami mencium aroma tembakau yang manis. Pegunungan Muria terletak di atas ketinggian ± 1.602 m dpl, merupakan … Continue reading »
Tour|Masjid Agung Kudus
Dari Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu perjalanan kami lanjutkan ke Kudus. Lokasi ke-3 ini rasanya melengkapi perjalanan hari ini. Pertama makam Arya Penangsang di Masjid Demak, lalu makam Sunan Kalijaga, dan sekarang Sunan Kudus. Dulu, saya sempat mengunjungi beberapa lokasi petilasan Ratu Kalinyamat. Semasa hidup mereka pernah berselisih. Ratu Kalinyamat dengan dukungan Hadiwijaya (Raja Pajang) … Continue reading »
Tour|Makam Sunan Kalijaga Kadilangu
Lokasi kedua yang kami datangi setelah Masjid Agung Demak adalah Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu. Daerah Kadilangu ini tidak seberapa jauh lokasinya dari Masjid Agung Demak, waktu yang ditempuh tidak sampai sekitar setengah jam, kira-kira 2 km. Dari yang pernah saya baca, Sunan Kalijaga diberi hadiah tanah desa bernama Kadilangu, tanah paling jelek, sehingga tidak … Continue reading »
Tour|Masjid Demak
Perjalanan kali ini rasanya yang paling melelahkan dari semua yang pernah saya tempuh. Padahal selama mengunjungi tiap lokasi, tidak ada satupun medan yang sulit, toh jalannya lempeng-lempeng saja, tapi entah kenapa saya jatuh sakit setelah sampai rumah. Padahal dulu, saya pernah jatuh dari motor pas malam-malam nanjak Gunung Penanjakan di Bromo. Pernah juga jatuh terguling … Continue reading »
Tour|Kawah Domas
Kata om wiki para ahli geologi percaya konon kawasan dataran tinggi Bandung, dulunya merupakan kawah raksasa sisa dari letusan gunung api purba Gunung Sunda. Dan Gunung Tangkuban Perahu merupakan sisa Gunung Sunda purba yang masih aktif. Fenomena ini mirip dengan tumbuhnya Gunung Anak Krakatau diatas sisa letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda. Di antara tanda … Continue reading »
Tour|Kawah Ratu
Setelah acara mblusukkan ke Bromo Oktober 2010, untuk sekian lama acara touring team Sambang Alam mengalami ke-fakum-an. Nah, baru sekitar April 2011, kami mengadakan lagi perjalanan jauh. Kali ini, pilihan jatuh pada Jawa Barat, yaitu Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu terkenal karena cerita rakyat Sangkuriang dan Dayang Sumbi. Hampir semua orang dari luar Jawa Barat datang … Continue reading »
Tour|Lumpur Lapindo
Setelah 3 hari mblusukkan di Bromo dan ga mandi. Huehe! Yang terpikir di otak saya cuma pulang, pulang dan pulang. Tapi temen saya, Pak Asroffi, dia keukeuh maksa harus sampe ke Porong, Sidoarjo buat ngeliat Lumpur Lapindo. Saya sendiri udah beberapa kali liat lokasi Lumpur Lapindo, tapi belom pernah ber-foto disini. Duwhhh jadi ngerasa bersalah … Continue reading »
Tour|Padang Savana dan Bukit Teletubbies
Dari Gunung Penanjakan, lalu Gunung Bromo, lalu Pasir Berbisik, dan kemudian kami diajak ke Bukit Teletubbies. Kenapa namanya Teletubbies, ya karena perbukitan ini mirip banget dengan setting lokasi acara anak-anak Teletubbies. Tentu saja, Bukit Teletubbies di Bromo ini ga ada hubungannya dengan Teletubbies di tipi. Nama julukan inipun ada karena pengujung yang memberikan nama, bukan … Continue reading »
Tour|Balapan Motor di Pasir Berbisik
Apa sich yang paling terkenal dari Gunung Bromo? Tentu saja selain kawah Bromo, upacara Kasada, cerita rakyat tentang Tengger, maka Pasir Berbisik merupakan salah satu destinasi yang paling terkenal dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Film Pasir Berbisik yang lokasi shootingnya di kawasan lautan pasir Bromo ini turut pula mempopulerkan nama Pasir Berbisik di jagat … Continue reading »
Tour|Berkuda ke Puncak Bromo
Dari Penanjakan kami ke Bromo lewat sisi utaranya. kok tau? kata guide kami, sisi utara Bromo adalah bagian Bromo yang paling kering, gersang dan berdebu sejauh mata memandang. Tapi jangan salah, biar gersang tapi romantis lhooo Begitu sampai disana, kami langsung diajak menaiki tangga menuju puncak Bromo. Hah! ada berapa puluh tangga tuh biar nyampe … Continue reading »
Tour|Menunggu Sunrise di Gunung Penanjakan
Ini bukan pertama kalinya orang-orang ditempatku bekerja melakukan perjalanan ke Bromo. Beberapa saat sebelumnya tetangga kantor mengendarai jeep mblusukkan dari Jogja sampe Bromo. Di kantorku sendiri, para juragan baru saja mblusukkan ke Bromo menyewa bus pariwisata. Semua memberikan testimoni kalo Bromo adalah salah satu tempat yang wajib dikunjungi sebelum ajal menjemput. Halah! opo tho iki… … Continue reading »
Tour|Kungkum Air Panas di Baturraden
Ada orang pindahan baru ditempatku bekerja. Nah, ternyata nich orang baru, hobby mblusukkan juga kayak kita. Omong punya omong, cerita punya cerita, ide nich orang baru tiba-tiba saja menjadi destinasi kita selanjutnya yaitu pemandian air panas Baturraden. Apa yang saya tau tentang Baturraden? ga ada, kecuali nama Baturraden yang biasanya ada di permainan monopoli Seperti … Continue reading »
Tour|Dieng Plateau
Setelah menelusuri Telaga Warna dan Kawah Sikidang, sebenarnya kami mau masuk ke Dieng Plateau Theater, tapi rencana dibatalkan karena hari yang semakin sore dan cuaca mendung memaksa kami harus buru-buru menuju ke kompleks Candi Dieng. Istilah Plateau biasanya diterjemahkan menjadi dataran tinggi. Istilah Dieng Plateau pertama kali digunakan oleh NJ Krom dalam bukunya yang berjudul … Continue reading »