Hari terakhir saya di Bali, sempet mampir buat sholat dhuhur sebelum memasuki Bandara Ngurah Rai. Pilihan sholat yang letaknya ga jauh dari bandara yaitu di daerah Tuban, di sekitar Patung Gatotkaca Seraya. Awalnya ga nyangka juga kalo ini sebuah masjid. Dari jalan, hanya terlihat gapura dan tembok bergaya khas Bali. Masjid hanya terlihat kalo kita … Continue reading »
Filed under notes …
Notes|Motor, Helm, dan Bule
Kalo anda seperti saya, yang suka mblusukkan ke kota lain dengan low budget, maka sewa motor adalah pilihan utama. Sebenarnya sich tergantung sikon, kalo memang ada teman yang mau diajak join, sewa mobil bisa lebih murah untuk kantong. Tapi kalo sendirian, semisal saya harus menginap seminggu di kota lain dan tidak sedang dalam acara dinas, … Continue reading »
Notes|Mitos Ikan Keberuntungan
Apa yang khas kalo kita datang ke sebuah tempat suci yang banyak kolamnya? Pastinya mitos Ikan Keberuntungan! Nah, pas saya ke Bali, saya dapat cerita dari salah satu juragan yang habis jalan-jalan ke Pura Tirta Empul di Tampak Siring. Juragan saya happy banget, karena pas dia datang, dia bisa ngeliat ikan yang konon menurut guide, … Continue reading »
Notes|Larangan membuang koin di Pura Tirta Empul
Pas jalan-jalan ke Pura Tirta Empul di Tampak Siring ada sesuatu yang menarik perhatian saya, yaitu adanya larangan membuang uang logam ke dalam kolam ikan. Buat saya ini menarik, karena keberadaan larangan ini sangat kontras dengan apa yang saya lihat pas liburan ke Lombok. Seperti kita tahu, Lombok memiliki atmosfer yang hampir sama dengan Bali, … Continue reading »
Notes|Patung Ngurah Rai
Ngurah Rai. Siapapun yang pernah ke Bali pasti kenal nama ini. Nama I Gusti Ngurah Rai diabadikan dalam banyak tempat di Bali. Dari nama jalan, bandara, hingga dibuatkan dua patung Ngurah Rai dalam posisi berhadapan dalam ukuran berbeda di daerah Tuban. Sebenarnya bukan hanya Bali, di lain daerah pun banyak nama jalan mempergunakan nama Ngurah … Continue reading »
In Memoriam|Mas Supriyanto, sahabat kami
Saya mendengar berita ini pertama kali di pesbuk. Memang beberapa tahun terakhir ini, saya sangat jarang sekali membuka pesbuk. Sehingga tidak terlalu lagi update kisah teman-teman sekolah dan kuliah. Entah kenapa, beberapa hari yang lalu, saya iseng membuka pesbuk. Dalam kotak pesan, tersimpan berita mengejutkan ini. Pesan ini dikirimkan awal April, tapi baru beberapa hari … Continue reading »
Notes|Patung Gatotkaca Seraya Bali
Patung Gatotkaca Seraya yang berada di pertigaan Tuban ini merupakan salah satu patung yang tak luput dari kamera saya. Ini adalah patung yang hampir tiap hari saya lewati pas di Bali. Patung ini tidak jauh dari hotel tempat saya menginap. Jadi, ya wajib dihapalkan sebagai jalan pulang. Patung ini berada di antara Ngurah Rai bypass … Continue reading »
Notes|Patung Dewaruci Bali
Kalo jalan-jalan ke Bali dan dis-orientasi kayak saya, setidaknya harus belajar menghapalkan beberapa patung sebagai pengingat jalan. Salah satunya adalah Patung Dewaruci di perempatan simpang siur Saya sendiri berulangkali lewat simpang siur, tapi tetap ajah salah ambil jalan. Maklum disini ada 12 cabang jalan. Beuuuhh! mantafff ga tuh. Kata guide yang memandu bus kami, patung … Continue reading »
Jahil
Beberapa tahun lalu, kami punya teman yang jahiiilll banget! Ngakunya sich jenius dan sibuk, tapi anehnya biarpun sibuk kerja dan kurang tidur, dia tuh eksis banget di #kaskus dengan ID tehanget *buka rahasia nich* Nah, pas tahun 2009 khan lagi heboh banget pake #pesbuk. Jahilnya #tehanget kumat dengan mencuri foto kami para gadis cantik dan … Continue reading »
Happy New Year 2012
Travelling and Me
Beberapa tahun ini travelling menjadi sebuah gaya hidup. Lihat saja bagaimana semua blog menulisnya. Beberapa traveller writer mendadak menjadi seleb. Buku mereka menjadi selaris kacang goreng. Dan tiba-tiba, hampir setiap murid saya berpindah haluan cita-cita menjadi pembaca acara “jalan-jalan”. Beruntungnya, pekerjaan saya membawa saya mengunjungi banyak tempat baru. Dalam sebulan, saya bisa empat kali melakukan … Continue reading »
It’s November, honey!
November telah datang. Hujan setiap pagi telah membangunkan bunga-bunga untuk mekar. Melarutkan debu-debu dalam belaian embun. Menyisakan halaman rumah yang ranum oleh aroma tanah. Dan membiarkan sisa hujan semalam, menggigilkan kita dalam pelukan rindu. Siapa yang tak jatuh cinta pada November? Dia yang telah menyampaikan rindu-rindumu pada kuncup bunga, pada aroma tanah, dan menjadikan hujan … Continue reading »
NASIONAL|IS|ME; kembali belajar mencintai
“…untuk negeriku Indonesia, yang dengan sedih aku cinta”. (Ayu Utami) Beberapa waktu yang lalu, saya mengantar seorang teman dari negeri tetangga berjalan-jalan di kota ini, Jogja. Padanya saya menunjukkan banyak tempat yang dulu tak saya temukan di Negerinya. Tentu saja, tak pernah benar-benar berbeda. Toh, sebagai Negara tetangga, kita punya iklim yang sama, punya bahasa … Continue reading »
tentang kemarin
Saya paham sekali bahwa rasa kasihan jauh lebih berbahaya daripada rasa cinta. Rasa cinta bisa berubah menjadi benci. Tetapi rasa kasihan selalu melekat dalam bentuk “kasih dan sayang”. Pada akhirnya, rasa kasihan-lah yang selalu membuat hati menjadi tidak tegas, plin plan, menjadi tidak tega meninggalkan dan mengecewakan. Sebuah rasa yang menjebak kita untuk selalu menghibur … Continue reading »
ketika sebuah gambar dibaca
Ada pada sebuah masa, saya merasa sebuah gambar dapat mewakili banyak cerita. Saya ingat sekali, dulu saya sempat tinggal di Bulungan, Pati bersama teman-teman kampus untuk mengikuti sebuah penelitian antropologi. Kami berlomba-lomba mengambil foto sebanyak-banyaknya, dan menjelang tidur, kami duduk berdiskusi mencoba menerjemahkan sebuah foto dalam banyak perspektif. makna semiotik, begitu biasanya disebut. Kebiasaan itu … Continue reading »
Kiriman dari Rumah
Bapak saya itu memang “unik”. Bagaimana tidak, jauh-jauh dari Lampung mengirimkan dua kardus besar berisi 25 buah duren! Saya yakin mengirim duren bukan perkara mudah. Hampir semua tempat pengiriman pasti menolaknya. Aroma khas duren yang menyengat, memang membuat puyeng. Bukan itu saja, ukuran dan berat, pastinya juga mempengaruhi. Saya saja juga ga ngerti gimana cara … Continue reading »
Merapi; pada suatu pagi
Setiap saya terbang, entah itu dari atau ke Jogja. Merapi menjadi titik tolak setiap perjalanan saya. Seperti pagi itu, saat pesawat yang saya naiki mulai terbang, maka Merapi yang tadinya terlihat besar (dan dekat) perlahan-lahan mulai mengecil dan hilang. Sebaliknya, saat saya terbang dari kota lain dan menuju Jogja, jika Merapi telah nampak, maka yang … Continue reading »
Chatsworth Road; sebuah catatan.
Minggu bergerimis di Chatsworth Road. Pagi menunjukkan 08.30 waktu setempat. Jalanan masih lengang. Beberapa warga lokal terlihat asyik ber- jogging. Saya sedang berdiri di taxi stand ketika seorang perempuan muda yang belum genap berusia 20 tahun turun dari sebuah taxi. Nampak bingung dan serba terburu-buru. “Pasti dia baru saja kabur”, kata teman saya. Yap, benar. … Continue reading »