Candi Banyunibo Candi Banyunibo terletak di dataran rendah di Dusun Cepit, Bokoharjo, Prambanan. Candi ini terdiri atas satu candi induk yang menghadap ke barat dan enam candi perwara berbentuk stupa yang disusun berderet di selatan dan timur candi induk. Ukuran masing-masing fondasi stupa hamper sama, yaitu 4,80m x 4,80m. Di sebelah utara candi induk terdapat … Continue reading »
Posted in October 2011 …
Mengenal lebih dekat Kawasan Siwa-Plateau| Candi Ijo (3)
Candi Ijo Candi Ijo terletak di atas suatu bukit yang oleh masyarakat setempat disebut Gumuk Ijo, bukit tertinggi di wilayah Prambanan. Ketinggian Bukit Ijo 140 m diatas permukaan laut, sedangkan Candi Ijo terletak pada ketinggian 357,402 m-395,481 m diatas permukaan air laut. Apabila kita berdiri di Candi Ijo dan memandang ke arah selatan terlihat lembah … Continue reading »
Mengenal lebih dekat Kawasan Siwa-Plateau| Candi Barong (2)
Candi Barong Candi Barong terletak pada sebuah bukit di dusun Candisari, Sambirejo, Prambanan. Tidak jauh dari Keraton Ratu Boko. Penamaan Barong oleh masyarakat didasarkan atas adanya hiasan kepala raksasa (kala) yang terdapat di atas pintu masuk candi. Hasil penelitian geologis menunjukkan bahwa fondasi Candi Barong merupakan bagian bawah bukit yang sudah dipotong puncaknya. Potongan bagian … Continue reading »
Mengenal lebih dekat Kawasan Siwa-Plateau| Ratu Boko (1)
Di Yogyakarta, hasil budaya masa klasik jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan hasil budaya masa prasejarah. Hasil budaya yang termasuk dalam masa klasik ini berasal dari abad VIII-abad X Masehi. Hasil budaya masa klasik yang paling menonjol dan mencari masa itu adalah candi dengan kemegahan dan keindahan arsitekturnya. Menurut data dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala … Continue reading »
Tour|Waduk Kedungombo
Waduk Kedungombo sebagai lokasi ke-7 kami kunjungi setelah Mrapen. Kedungombo, sebuah cerita tersendiri dari semua tempat yang kami kunjungi hari itu. Bagaimana tidak, proyek waduk terbesar di Pulau Jawa itu lambang penguasa Orba yang saat itu sangat absolut, juga lambang keprihatinan kita atas nasib warga lokal yang menjadi korban bagi proyek-proyek mercusuar pemerintah. Waduk Kedungombo … Continue reading »
Tour|Api Abadi Mrapen
Dari Bledug Kuwu, kami menuju lokasi ke-6 yaitu Mrapen. Mrapen adalah lokasi petilasan Sunan Kalijaga. Letaknya ga seberapa jauh dari Bledug Kuwu, masih masuk Grobogan, yaitu di daerah Manggarmas, kecamatan Godong. Saya ingat sekali, siang pas kami mau menuju Api Abadi Mrapen. Kami juga melihat Balai Desa sedang kebakaran. Habis merata, tak ada yang terselamatkan. … Continue reading »
Tour|Bledug Kuwu
Hari Kedua Setelah seharian sebelumnya kami berkeliling dari Masjid Demak, Makam Sunan Kalijaga, Masjid Agung Kudus, dan Masjid Agung Muria. Maka perjalanan hari ke-2 kami lanjutkan menuju lokasi ke-5, yaitu Bledug Kuwu. Pagi-pagi sekali, usai sarapan, kami langsung melaju menuju daerah Grobogan. Kami melewati Sukolilo, Pati sebuah daerah yang mengingatkan saya pada masa lalu. Dulu, … Continue reading »
Tour|Masjid Agung Muria
Kami melaju sekitar 18 km ke arah utara dari pusat kota Kudus, ke lokasi ke-4 yaitu di kawasan Pegunungan Muria, Desa Colo Kecamatan Dawe Kudus. Seingat saya jalannya cuma lurus tapi menanjak. Di beberapa tempat yang kami lewati, kami mencium aroma tembakau yang manis. Pegunungan Muria terletak di atas ketinggian ± 1.602 m dpl, merupakan … Continue reading »
Tour|Masjid Agung Kudus
Dari Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu perjalanan kami lanjutkan ke Kudus. Lokasi ke-3 ini rasanya melengkapi perjalanan hari ini. Pertama makam Arya Penangsang di Masjid Demak, lalu makam Sunan Kalijaga, dan sekarang Sunan Kudus. Dulu, saya sempat mengunjungi beberapa lokasi petilasan Ratu Kalinyamat. Semasa hidup mereka pernah berselisih. Ratu Kalinyamat dengan dukungan Hadiwijaya (Raja Pajang) … Continue reading »
Tour|Makam Sunan Kalijaga Kadilangu
Lokasi kedua yang kami datangi setelah Masjid Agung Demak adalah Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu. Daerah Kadilangu ini tidak seberapa jauh lokasinya dari Masjid Agung Demak, waktu yang ditempuh tidak sampai sekitar setengah jam, kira-kira 2 km. Dari yang pernah saya baca, Sunan Kalijaga diberi hadiah tanah desa bernama Kadilangu, tanah paling jelek, sehingga tidak … Continue reading »
Tour|Masjid Demak
Perjalanan kali ini rasanya yang paling melelahkan dari semua yang pernah saya tempuh. Padahal selama mengunjungi tiap lokasi, tidak ada satupun medan yang sulit, toh jalannya lempeng-lempeng saja, tapi entah kenapa saya jatuh sakit setelah sampai rumah. Padahal dulu, saya pernah jatuh dari motor pas malam-malam nanjak Gunung Penanjakan di Bromo. Pernah juga jatuh terguling … Continue reading »